kerjasama paytren grab kudo

Kerjasama paytren grab kudo pada tanggal 13 desember 2017

Pada 13 Desember 2017 Kerjasama paytren grab kudo, Grab telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan startup pembayaran elektronik lokal PayTren yang didirikan Ustaz Yusuf Mansur. Komitmen kerja sama PayTren dan Grab juga melibatkan Kudo selaku anak perusahaan Grab ini bertujuan untuk memperluas ekosistem layanan di kedua belah pihak, serta menyediakan akses kesejahteraan ekonomi digital yang lebih luas di masa mendatang

Salah satu bentuk konkret dari perjanjian kerja sama ini antara lain adanya layanan Kudo dalam aplikasi PayTren. Selain itu, Mitra PayTren ke depannya bisa mendaftarkan pengemudi Grab lewat fitur perekrutan yang akan tersedia dalam aplikasi PayTren

  • Kerja sama ini membuat mitra Paytren bakal bisa mendaftarkan mitra pengemudi Grab melalui aplikasi mobile yang mereka gunakan.
  • Grab terus berkomitmen untuk melakukan kerja sama dengan berbagai pihak guna menunjang perkembangannya di dalam negeri.

Penandatangan kerja sama ini disambut baik oleh Ustad Yusuf Mansur selaku founder PayTren, dengan begitu terbuka kesempatan untuk mempelajari teknologi yang dimiliki Kudo dan Grab. Senada dengan founder PayTren, Ongki Kurniawan selaku Managing Director GrabPay Indonesia mengaku optimis pihaknya bisa menggapai ekosistem yang lebih luas lagi dengan bermitra bersama PayTren.

Ongki Kurniawan, Managing Director GrabPay Indonesia mengatakan Dengan kehadiran PayTren di daerah-daerah pedesaan Indonesia, kami yakin dapat mempercepat ekspansi Grab di seluruh Indonesia.

Meski Paytren tergolong baru, namun sebelum kerjasama ini, sebelumnya PayTren juga sudah beberapa kali melakukan kerja sama dengan beberapa pihak seperti Alcatel-Lucent Enterprise (ALE)DOKU, dan DIMO Pay, dan lainnya.

Selaku Head of GrabPay Global, Jason Thompson menegaskan bahwa penandatanganan ini murni sebagai salah satu bagian dari proses untuk memenuhi komitmen investasi mereka terhadap UKM Indonesia yang telah diumumkan sejak awal 2017.

Baik Grab dan PayTren sama-sama sempat terganjal oleh perizinan lisensi uang elektronik yang diterbitkan Bank Indonesia. Imbas dari hambatan ini, Grab menonaktifkan fitur isi ulang saldo dari layanan pembayaran GrabPay Credits sejak 6 Oktober 2017 lalu hingga saat yang masih belum bisa ditentukan.

Menanggapi soal hambatan lisensi e-money dari kedua belah pihak, Ustad Yusuf Mansur mengaku optimis dan mewanti-wanti Pengguna Paytren untuk menunggu kejutan berikutnya di tahun 2018.

Baca Juga : Cara Daftar Grab lewat Mitra PayTren. Daftar Sekarang Gratis !

Kang Nurdin

Calon partner bisnis sekaligus pembimbing anda di Bisnis PayTren. Kirim Pesan Lewat WhatsApp Klik disini

Kolom Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Masih Bingung Mau Mulai dari mana ?

Yes ! Kini telah hadir untuk anda Mentoring "7 Hari Belajar Bisnis PayTren" Step by step pengenalan apa itu PayTren, Pendaftaran, strategi sukses berbisnis PayTren serta info-info terbaru

You have Successfully Subscribed!

WhatsApp chat